Pengertian Jaminan Fidusia

Subrogasi dan jaminan fidusia. Komentar 21 x dilihat berita. Disebutkan dalam pasal tersebut subrogasi adalah perpindahan hak kreditur kepada seorang pihak ketiga yang membayar kepada kreditur. Subrogasi dapat terjadi baik. Sebagaimana yang diatur pada pasal 1 ayat 1 uu no. 42 tahun 1999 tentang fidusia yang berbunyi bahwa pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

Jaminan fidusia adalah sebuah istilah bahasa latin fiduciarus yang artinya kepercayaan. Dalam dunia peminjaman modal, jaminan fidusia adalah proses pengalihan hak kepemilikan antara dua belah pihak dan biasanya berupa benda. Secara umum, pengalihan hak milik tersebut tidak merubah status penguasaan yang pada dasarnya merupakan kuasa penuh. Tinjauan umum tentang jaminan fidusia 1. Pengertian dan sifat jaminan fidusia a. Fidusia merupakan sebuah istilah yang berasal dari bahasa romawi. Asal kata dari fidusia adalah fides. Selain itu, kata ini juga berasal dari bahasa belanda yakni fiduciare eigendom overdracht dan juga dari bahasa inggris yakni fiduciary transfer of ownership. Arti dari keduanya adalah penyerahan hak milik berdasar pada. Fidusia berasal dari bahasa rowawi, yaitu fides yang berarti kepercayaan.

Baca Juga :

Video Tentang Pengertian Jaminan Fidusia

Kami berusaha menampilkan informasi mengenai Pengertian Jaminan Fidusia secara lengkap, dari berbagai sumber di internet. Pembahasan artikel di atas Kami sampaikan inti-intinya saja, bisa dikatakan sebagai kesimpulannya. Untuk melengkapinya, berikut ini ada beberapa video yang menjelaskan secara lengkap seputar Pengertian Jaminan Fidusia. Silakan disimak.

  • Apa itu jaminan fidusia dan apa manfaatnya

    ( Read More)

    Kita sering mendengar kata fidusia atau jaminan fidusia atau sertifikat fidusia.
    Apa maksudnya dan apa gunanya ketika kita kredit kendaraan ke leasing?
    Simak videonya sampai selesai

  • Hukum Jaminan : Fidusia

    ( Read More)

    Hukum Jaminan - Fidusia

    Welcome Back to our channel Belajar Hukum ! Gimana kabarnya para Sobat Belajar Hukum? Semoga tetap bahagia seperti kami di Belajar Hukum! ya..

    Video kali ini masih akan tetap membahas mengenai Hukum Jaminan. Lebih tepatnya, Belajar Hukum! akan membahas tentang Fidusia.

    Video kali ini akan menjawab pertanyaan kalian tentang:
    Apa itu pengertian fidusa ?
    Apa Karakteristik dari fidusia ?
    Apa Hak & kewajiban penerima maupun pemberi fidusia ?
    Bagaimana proses pembebanan fidusia?
    Apa penyebab hapusnya fidusia?

    Semoga video dari Belajar Hukum! kali ini dapat bermanfaat untuk para sobat belajar hukum ya.

    Jangan lupa untuk subscribe, share, comment, and like ya!

    Ingat ! Hukum bersatu tak bisa dikalahkan !

    Written by : Yeremia Anggarianto | IG & Twitter : @yeremia_a
    Narrated by : Yuristi Ayu Herdany | IG : @yuristiayu

    For Business Inquiries just contact the social media above.
    Thank you!

  • Aspek Pidana Jaminan Fidusia

    ( Read More)

    Aspek Pidana dalam Jaminan Fidusia sebagaimana diatur dalam pasal 35 dan 36 undang-undang RI No. 42 Tahun 1999 Tentang Jaminan Fidusia.

  • Pengertian, Dasar Hukum dan Objek Jaminan Fidusia. Oleh Dr. Irpan Suriadiata, MH.

    ( Read More)

  • UU Fidusia || Belajar dari Bpk Kapolres tentang Jaminan Fidusia #fidusia #leasing #pembiayaan

    ( Read More)

  • Apa Itu Fidusia, Ini Jawaban Ketua APPI

    ( Read More)

    Ketua Asosiasi Pengusaha Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi Wiratno menerangkan secara rinci fungsi fidusia dalam pembiayaan kredit kendaraan bermotor.

    "Fidusia itu apa?, begitu saya berhutang kepada leasing saya memberikan fidusia. Berarti hak atas benda ini selama masa tenor saya kredit saya berikan haknya kepada leasing melalui akta, sipenerima fidusianya adalah perusahaan leasing," terang Suwandi dalam agenda jumpa pers di Jakarta, Rabu (5/9).

    Suwandi menambahkan pemberi fidusia dalam perjanjiannya memiliki kewajiban untuk membayar seluruh masa tenor kredit tepat waktu untuk menghindari kewajiban penerima fidusia mengeluarkan surat peringatan hingga proses eksekusi kendaraan untuk dilelangkan.

    "Kalau saya wanprestasi itu harus ada surat peringatan. Peringatan itu melalui peringatan sekali, dua kali tergantung apa yang diperjanji," tambahnya.

    Seperti diketahui sebagian masyarakat belum mengetahui fungsi fidusia dalam pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Terbukti, dalam beberapa kasus ditemukan pemahaman yang salah terkait jual beli kendaraan masih dalam masa kredit. Padahal Fidusia merupakan pengalihan hak kepemlikan atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

    Berikut cuplikkan lengkapnya:
    Laporan: Warnoto

  • Hukum Jaminan : gadai, fidusia, hak tanggungan

    ( Read More)

    Kuliah daring Dr. Supriyadi, SH., MH

  • PENGERTIAN JAMINAN FIDUSIA DAN FUNGSINYA

    ( Read More)

    #hukum #jaminan

  • BINGUNG APA ITU JAMINAN FIDUSIA

    ( Read More)

    #Hukum perdata# #Chanel HUKUM AA# #Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda, berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia# #like & Subcribe#

  • KONSUMEN TIDAK PERNAH TANDA TANGAN AKTA FIDUSIA DI DEPAN NOTARIS, APAKAH SERTIFIKAT FIDUSIANYA SAH

    ( Read More)

  • Pengertian dan Manfaat Pendaftaran Jaminan Fidusia - Animasi Jaminan Fidusia

    ( Read More)

    Jaminan adalah aset atau barang berharga yang merupakan milik pihak peminjam (debitur) yang dimana barang tersebut dijanjikan atau dititipkan kepada pihak pemberi pinjaman (kreditur) sebagai suatu jaminan apabila pihak peminjam tidak sanggup atau tidak dapat memenuhi kewajiban nya kepada pihak peminjam.

    Salah satu bentuk dari jaminan ini adalah Jaminan Fidusia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dinyatakan bahwa Jaminan Fidusia adalah hak jaminan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud dan benda tidak bergerak khususnya bangunan yang tidak dapat dibebani hak tanggungan.

    Namun, masyarakat secara umum masih belum memahami apa itu Jaminan Fidusia dan apa saja manfaat yang bisa didapat dari Jaminan Fidusia. Masyarakat terbiasa melakukan suatu perbuatan pinjam meminjam tanpa adanya suatu bukti telah terjadinya perbuatan pinjam meminjam yang terkadang menimbulkan konflik ketika masa penagihan tiba.

    Dengan adanya Jaminan Fidusia ini maka muncul suatu keamanan dalam pemberian kredit apabila terjadi nya suatu tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh debitur yang dimana Jaminan Fidusia ini dapat didaftarkan secara online melalui seorang Notaris yang berwenang.

    • Find us on Instagram
    instagram.com/kknprofesi1fhunmul/

    • Our Team

    Nomensen Freddy Siahaan, S.H., LL.M. (Project Supervisor)

    Rafika Nirmala Auf Nursalam (Script Writer)

    Sarwono Joshua Sidney (Script Writer)

    Raselindo Apreda Putra (Animator & Editor)

  • GADAI & FIDUSIA PERBEDAAN DAN PERSAMAANNYA!!!!

    ( Read More)

    #GADAI
    #FIDUSIA
    #JAMINAN
    #HUKUMJAMINAN
    #HUKUMPERDATA
    #KULIAHHUKUM
    #PERBEDAANGADAIDANFIDUSIA
    #MAHASISWA
    #MAHASISWAHUKUM

    __________________________________________________________
    FOLLOW ME ON INSTAGRAM @ranykartika1526

    tencuuuu

  • HUKUM JAMINAN : JAMINAN FIDUSIA

    ( Read More)

    Assalamualaikum wr.wb.
    Pada video tenatang Hukum Jaminan: Jaminan Fidusia ini saya menguraikan tentang keuntungan jaminan fidusia sebagai jaminan khusus yang berupa jaminan kebendaan. Dalam Jaminan fidusia ini terdapat peralihan Hak Milik atas benda yang menjadi objek jaminan fidusia dari Pemberi Fidusia kepada Penerima Fidusia. Benda yang dialihkan hak miliknya tersebut tetap berada di tangan Pemberi Fidusia.
    Fidusia ini lahir karena adanya kesulitan dalam gadai yang mensyaratkan bahwa benda gadai harus keluar dari kekiasaan pemberi gadai.

    Jaminan Fidusia memberikan kedudukan preferen kepada kreditor penerima fidusia.
    Sebagai jaminan kebendaan, maka memiliki ciri salah satunya adalah mudah dan pasti pelaksanaan eksekusinya.

    Video ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa hukum maupun sosial humaniora, para praktisi hukum (notaris/hakim/advokad/pengacara/Jaksa/Polisi), pelaku bisnis UMKM maupun usaha besar, serta masyarakat umum.

    Semoga video ini bermanfaat.

    Dan mohon bantu saya subscribe, komen, like dan share.
    Terimakasih atas atensi teman2 semua.
    Wassalamualaikum wr.wb.

  • [HUKUM JAMINAN] PENDAHULUAN JAMINAN 1

    ( Read More)

    Materi Jaminan ini terdiri dari
    1. Istilah, Definisi, dan Pengertian
    2. Sejarah Hukum Jaminan di Indonesia
    3. Arti penting hukum jaminan bagi pembangunan di Indonesia
    4. Ruang lingkup Hukum Jaminan

    Selalu berdoa sebelum dan sesudah belajar.

    #dosenkuonline #FHUNISMA #UniversitasIslamMalang

  • APA ITU FIDUSIA KREDIT KENDARAAN MACET | INI SOLUSINYA !!

    ( Read More)

    H'! Everyone'

    Pertama-tama, kami akan menjelaskan terlebih dahulu pengertian istilah ‘over kredit’. Over kredit berasal dari kata take over kredit, yang artinya proses pengalihan kepemilikan suatu benda beserta pembayarannya yang masih berada dalam status kredit kepada pihak ketiga. Kegiatan over kredit kendaraan bermotor biasa dilakukan pada masa leasing dalam hal pihak Costumer/Nasabah/Pengaju Leasing (lessee) tidak mampu membayar angsuran kendaraan kepada pihak Bank/Perusahaan Leasing (lessor).

    Perjanjian Leasing sebagai perjanjian pokok biasanya diikuti dengan perjanjian assecoir atau perjanjian tambahan yang berfungsi sebagai jaminan atas objek leasing. Fungsi dari jaminan ini ialah agar posisi Perusahaan Leasing sebagai kreditur menjadi lebih aman seandainya Costumer ingkar janji. Perjanjian jaminan yang digunakan untuk kendaraan bermotor ialah perjanjian jaminan fidusia. Jaminan fidusia sendiri diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (UU Fidusia). Pihak Customer akan bertindak sebagai Pemberi Fidusia dan pihak Perusahaan Leasing akan bertindak sebagai Penerima Fidusia.

    Terkait dengan apakah over kredit kendaraan bermotor harus diketahui pihak Perusahaan Leasing, Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia menyatakan bahwa Pemberi Fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi obyek Jaminan Fidusia yang tidak merupakan benda persediaan, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia. Berdasarkan pasal ini, pihak Customer dilarang mengalihkan objek leasing tanpa sepengetahuan dan persetujuan Perusahaan Leasing.

    Salah satu alasan mengapa ada larangan proses over kredit leasing yang tidak diketahui oleh Perusahaan Leasing (atau sering disebut sebagai over kredit bawah tangan) adalah karena proses tersebut bisa menimbulkan kerugian, terutama bagi pihak Customer awal. Apabila pihak ketiga tidak membayar leasing dan kemudian menghilang, Perusahaan Leasing akan tetap menagih pembayaran ke Customer awal karena perjanjian Leasing sejak semula dilakukan oleh Perusahaan Leasing dan Customer. Dengan kata lain, Customer awal akan tetap bertanggung jawab atas cicilan pembayaran kendaraan meskipun sudah ada proses over kredit.

    Apabila over kredit kendaraan bermotor dilakukan tanpa sepengetahuan Perusahaan Leasing, Perusahaan Leasing dapat melaporkan Customer ke kepolisian (secara pidana) dan menggugat Customer (secara perdata).

    Laporan Perusahaan Leasing terhadap Customer ke kepolisian akan didasarkan pada Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu mengenai penggelapan (Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah). Pasal ini digunakan karena kendaraan berada pada Customer dengan cara yang sah/bukan karena kejahatan (leasing) tetapi Customer menguasai barang tersebut dengan cara menjualnya kepada pihak ketiga. Selain itu, laporan juga bisa didasarkan pada Pasal 36 UU Fidusia, yaitu “Pemberi Fidusia yang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan Benda yang menjadi obyek jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam pasal 23 ayat (2) yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan denda paling banyak Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).”

    Secara perdata, Perusahaan Leasing akan menggugat Customer atas dasar perbuatan melawan hukum pada pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) yaitu “tiap perbuatan melawan hukum yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut”. Apabila klausul mengenai larangan over kredit bawah tangan tercantum pada klausul perjanjian Leasing, Perusahaan Leasing dapat menggugat Customer atas dasar wanprestasi perjanjian.

    Perlu diperhatikan, bahwa laporan ke kepolisian (secara pidana) dan gugatan (secara perdata) dapat diajukan secara bersamaan sehingga bisa saja Perusahaan Leasing menempuh kedua jalan tersebut pada waktu yang sama.

    Sumber hukum:

    Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
    Kitab Undang-Undang Hukum Perdata;
    Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.

    Follow Instagram Kami :

    @irwanpr_
    instagram.com/irwanpr_/

    @dahliantidahlan
    instagram.com/dahliantidahlan/

    Facebook : facebook.com/irwanprasetya320
    Fanspage : facebook.com/Irwanprr/
    Blog : irwanprr.blogspot.com/

    Kamera : Xiomi Yi Modifikasi
    Mic : Intercom V6 Modifikasi
    Helm : Kyt RC7
    Motor : Vespa P150S Tahun 1985

    Jangan Lupa Like, Comment, Share & Subscribe gratis untuk update video terbaru

    #Irwanpr #JaminanFidusia #Leasing,

    Thanks For Watching.!

  • Apakah Semua Leasing Memiliki Fidusia

    ( Read More)

    Ada satu pertanyaan "Apakah Semua Leasing memiliki FIDUSIA?". Ternyata tidak semua leasing memiliki sertifikat jaminan FIDUSIA. Kenapa tidak semua?
    Video kali ini akan membahas tentang pertanyaan di atas. Silahkan tonton videonya sampai habis untuk mendapatkan edukasi mengenai hal ini!!

    Grup Khusus Pinjaman Online,
    Bagi yang Punya Nomor Ganjil :
    Hubungi Aya di 081914832939,

    Untuk yang Punya Nomor Genap :
    Hubungi Alin di 08981900208.

    Join Grup telegram ACHMAD JUNAIDI
    t.me/Master_Jun

    FB: facebook.com/Smartfinancialsolusion
    IG: instagram.com/secret_financial/

    #SecretFinancial
    #AchmadJunaidi,SH
    #PakarHutangIndonesia

    Dukung channel ini agar tetap
    semangat dalam berbagi ilmu pengetahuan.
    Jangan lupa, Like, Comment, Subscribe and Share.

    Terima Kasih.
    tertanda,

    Admin

  • Tentang Jaminan Fidusia, Tidak Boleh ada Penarikan Secara Paksa

    ( Read More)

    Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No 2/PUU-XIX/2021 banyak pendapat berkembang di Media tentang Penarikan Barang Jaminan Fidusia, Namun Fakta ya adalah Putusan tersebut di tolak oleh MK dan yang menjadi sorotan adalah Pertimbangan nya, oleh karena itu dalam video Kongkow Hukum ini membahas agar Para Pemirsa tidak menjadi simpang siur dalam mengetahui simak di Kongkow Hukum.

    #JaminanFidusia #PenarikanJaminanFidusia #PenarikanLeasing #PutusanMK
    #BeritaMK #cerdashukum #lawyerartis
    #AdvokatMK #LawyerMK

  • Pembahasan Mengenai Jaminan Fidusia

    ( Read More)

    Nama : Daniel Revaeldo Hutagalung
    Npm : 191000355
    Kelas : C
    Dosen : DR Saim Aksinudin, SH., MH.
    Tugas Hukum Jaminan

  • jaminan fidusia

    ( Read More)

    hak fidusia

    Apakah anda sedang dalam masa kredit kendaraan bermotor ???
    Apakah anda sedang dalam masa sulit sehingga belum mampu membayar angsuran ???
    Atau pas ada kejadian di kehidupan anda sehingga anda gagal bayar kredit ??? ( entah ortu,sanak,keluarga sakit , atau yg lain lain ? )
    Jika demikian , perlu kita ketahui bersama beberapa fakta berikut ini :
    Bank Indonesia dalam Surat Edaran BI No. 15/40/DKMP tanggal 23 September 2013 mengatur bahwa syarat uang muka/down payment (DP) kendaraan bermotor melalui bank minimal 25 persen untuk kendaraan roda dua dan 30 persen untuk kendaraan roda tiga atau lebih untuk tujuan nonproduktif. Serta 20 persen untuk kendaraan roda 3 atau lebih untuk keperluan produktif.
    Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK)No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.

    Nah, ini yang penting , yaitu tentang Fidusia ….

    Menurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999, fidusia adalah suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan. Fidusia umumnya dimasukkan dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor. Kita sebagai debitur membayar biaya jaminan fidusia tersebut.
    Jadi “sebenar”nya, setiap pihak leasing wajib mendaftarkan setiap transaksi kredit di depan notaris atas perjanjian fedusia ini. Tapi apa yg terjadi ? kita hampir tidak pernah mendengar kata “fedusia” ini, dan konsumen sangat asing sekali dengan kata ini. Jadi alur yg sebenarnya ialah nasabah+pihak leasing+notaris membuat perjanjian fedusia sebagaimana pengertian diatassebelum kendaraan ditangan konsumen.
    Apa maksudnya ??? jadi perjanjian fidusia ini melindungi aset konsumen, leasing tidak bisa serta merta menarik kendaraan yg gagal bayar karena dengan perjanjian fedusia, alur yg seharusnya terjadi adalah pihak leasing melaporkan ke pengadilan ! Artinya, kasus Anda akan disidangkan, dan pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan untuk menyita kendaraan Anda. Dengan demikian, kendaraan Anda akan dilelang oleh pengadilan, dan uang hasil penjualan kendaraan melalui lelang tersebut akan digunakan untuk membayar utang kredit Anda ke perusahaan leasing, lalu uang sisanya akan diberikan kepada Anda.
    Nah, kenapa pihak leasing tidak membuat perjanjian fidusia ?? padahal itu kewajiban mereka ???? terus terang saya cuman bisa berasumsi ini akan merugikan pihak leasing !!! Jika leasing tidak segera menarik kendaraan konsumen ( padahal dilarang ) maka akan semakin banyak tunggakan, sedangkan kendaraan itu sendiri bisa langsung dilelang oleh leasing itu sendiri tanpa peduli berapa uang yg sudah dikeluarkan nasabah untuk mencicil !! ……… jadi pihak leasing bisa untung dobel, ya dari kendaraan seken yg dijual plus pembayaran cicilan konsumen. Kejam ??? ya tentu saja kejam !! tapi itulah yang terjadi ….. semoga para pegawai dan owner leasing sadar itu !!!!! ohiiya, jangan salah arti dulu, dengan adanya artikel ini bukan berarti nasabah bebas bayar cicilan, tapi tetap diselesaikan scr hukum di pengadilan !!!
    Jadi apa saran biker soak ???? Jika kendaraan akan ditarik leasing, mintalah surat perjanjian fedusia ( saya yakin mereka nggak punya ) dan sebelum ada itu jangan boleh bawa kendaraan anda !!! karena apa ??? jika mereka membawa sepucuk surat fedusia ( yg tyt palsu ) silakan anda bawa ke hukum, pihak leasing akan di denda minimal 1,5 Milyard !!!
    Jika ada pemaksaan pengambilan kendaraan ??? mari kita lihat cuplikan dari pihak kepolisian berikut ini :
    Tindakan Leasing melalui Debt Collector/Mata elang yang mengambil secara paksa kendaraan dirumah, merupakan tindak pidana Pencurian. Jika pengambilan dilakukan dijalan, merupakan tindak pidana Perampasan.

    So bagaimana menghadapi debt collector/ tukang tagihnya ????

    Jika para penagih utang berusaha merampas barang cicilan Anda, tolak dan pertahankan barang tetap di tangan Anda. Katakan kepada mereka, tindakan merampas yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka bisa dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335. Dalam KUHP jelas disebutkan, yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah pengadilan. Jadi, apabila mau mengambil jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari pengadilan negeri. Ingatkan kepada mereka, kendaraan cicilan Anda misalnya, adalah milik Anda, sesuai dengan STNK dan BPKB. Kasus ini adalah kasus perdata, bukan pidana. Kasus perdata diselesaikan lewat pengadilan perdata dan bukan lewat penagih utang. Itu sebabnya, polisi pun dilarang ikut campur dalam kasus perdata.